Nilai trilogi nusa putra university
menerapkan nilai trilogi nusa putra university
hallo genusian!

Universitas nusa putra memiliki nilai-nilai luhur yang sekaligus juga merupakan manifesto dalam perjuangannya meraih visi misi. Nilai-nilai itu di sebut dengan trilogi nusa putra yang harus di junjung tinggi dan menjadi baguan dalam kehidupan seluruh insan nusa putra.
trilogi nilai tersebut yaitu:
1. amor deus (cinta kasih tuhan)
sejak kecil aku di ajarkan tentang agama. guru guru mengajarkan bahwa tuhan tidak hanya menciptakan kita tapi memberikan petunjuk hidup yang baik. di dalam al quran, Allah sering mengajarkn kepada kita tentang cinta kasihnya melalui banyak ayat. Salah satunya Allah menyebutkan bahwa Allah sangat mencintai umatnya bahkan lebih dari apa yang kita bayangkan. salah satu firman Allah ada pada surat Al-baqarah (2:186)
Cinta kepada Allah, bukanlah sembarang cinta; tidak ada suatu apapun yang lebih dicintai dalam hati seseorang selain Sang Penciptanya, Kreatornya. Dialah Tuhannya, Sesembahannya, Pelindungnya, Pengayomnya, Pengaturnya, Pemberi rezekinya, dan Pemberi hidup dan matinya. Maka mencintai Allah merupakan kesejukan hati, kehidupan jiwa, kebahagiaan sukma, hidangan batin, cahaya akal budi, penyejuk pandangan dan pelipur perasaan.Islam telah mengajarkan kepada kita untuk mencintai Allah dan Rasul-Nya. Karena itu banyak kaum Muslimin berusaha menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya sebagai wujud kecintaannya kepada Allah SWT.
2.Amor parentium ( cinta kasih orang tua )
cinta kasih orang tua itu bisa di bilang Salah satu bentuk cinta paling tulus enggak ada yang syarat. Mereka udah sayang dari kita masih dalam kandungan mereka juga nunjukin kasih sayang mereka lewat hal-hal kecil yang kita tidak sadari. cinta mereka juga enggak selalu ditunjukkan lewat kata-kata manis, kadang justru dari tindakan sehari-hari misalnya nasehat yang diulang ulang, larangan yang niatnya jaga kita, atau pelukan hangat pas kita sedih. Ibu itu sok yang luar biasa, dari segala sisi. dia yang mengandung kita selama sembilan bulan, merasakan sakitnya luar biasa pas melahirkan, tapi tetap tersenyum pas pertama kali lihat wajah kita. Dia enggak pernah minta balasan. Cukup melihat anak kakaknya sehat, bahagia, dan jadi orang baik itu udah cukup buat dia merasa bahagia juga. Cinta ibu itu lembut, tapi kuat. Dia kelihatan rapuh, tapi hatinya tahan banting. Dia rela bangun paling pagi dan tidur paling malam cuma buat ngurusin keluarga. Kadang kita enggak sadar, hal-hal kecil yang kayak masakan hangat, baju bersih, itu semua bentuk cintanya yang diam-diam tapi dalam banget. Ayah itu superhero dalam hidup aku bukan yang terbang tapi yang diam yang berjuang setiap hari demi keluarganya. ayah menjadi sosok yang tegas, tapi dibalik ketegasannya ada rasa sayang yang besar. Dia yang mengajarkan kita buat kuat, bertanggung jawab, dan gak gampang menyerah. Kadang caranya ngasih perhatian itu lewat hal-hal kecil, kayak nganterin ke sekolah, ngebenerin barang rusak tanpa diminta, atau nyari cara biar kita punya apa yang kita butuhkan. cinta mereka enggak butuh alasan, bahkan ketika kita bikin salah mereka tetap ada, tetap masih maaf, dan tetap percaya kepada kita agar bisa menjadi lebih baik. itu semua mereka lakuin bukan karena wajib, tapi karena cinta yang gak bisa diukur.
3. Amir concervis ( cinta kasih sesama )
cinta kasih sesama itu tentang bagaimana kita saling peduli, saling ngertiin, dan saling menolong tanpa mikir untung rugi. Enggak harus hal besar kadang cuma senyum ke orang yang kita temui, bantu teman yang lagi kesusahan, atau sekedar dengerin cerita orang lain yang lagi butuh tempat curhat, itu semua sudah termasuk bentuk cinta kasih. Cinta kasih itu gak dilihat dari siapa kamu, dari mana asalmu, atau seberapa banyak yang kamu punya. Justru di saat saat paling sederhana cinta kasih sesama bisa muncul. salah satu bentuk cinta kasih sama yang paling terasa itu dari temen. teman itu bukan cuma orang yang baru kita pas senang, tapi yang tetap tinggal pas kita lagi. Terendah. Mereka yang gak cuma ketawa bareng, tapi juga siap dengarkan curhat, ngingetin kalau kita salah, nyemangatin pas kita mau nyerah.
punya teman yang tulus itu berharga banget gak peduli seberapa sering ketemu atau seberapa sering ngobrol. Temannya baik itu enggak harus sempurna, tapi mereka mengerti kapan harus serius, kapan harus bercanda dan kapan harus diem tapi tetap nemenin. karena dalam hidup ini teman adalah keluarga yang kita pilih sendiri dan dengan cinta kasih di antara teman hidup jauh lebih hangat, penuh tawa dan engga sendirian
referensi :
nusa putra university (2018). trilogy nusa putra https://nusaputra.ac.id/id/tentang/nilai-nilai-luhur/
Komentar
Posting Komentar